Яндекс.Метрика

Berita dari Kedutaan Besar

Kembali

Sedang Proses Uji Klinis Tahap Akhir, Vaksin Sputnik V Siap Masuk ke Indonesia

Perwakilan Pemerintah Rusia di Indonesia melalui Duta Besar Lyudmila Vorobieva menyatakan siap bekerja sama dengan sejumlah pihak di Indonesia dalam penyediaan vaksin Sputnik V.

"Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia di bidang ini. Vaksin Sputnik V saat ini sedang dalam proses registrasi di BPOM Indonesia dan organisasi kesehatan dunia WHO," ujar Dubes Lyudmila.

Pada bulan April 2020, Presiden Joko Widodo melakukan percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas upaya peningkatan kerja sama dalam menangani pandemi virus corona. Antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Vladimir Putin, sepakat untuk meningkatkan kontak antara kementerian kesehatan kedua negara.

Pada tanggal 17 September 2020, Pemerintah Rusia melalui Duta Besarnya yang di Indonesia, Lyudmila Vorobieva, secara resmi telah menghubungi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menawarkan penggunaan dan pengembangan lebih lanjut vaksin virus corona, Sputnik V.

Sputnik V adalah sebuah vaksin anti Covid-19 yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute dan Kementerian Pertahanan Rusia yang berbasis di Moscow. Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa vaksin yang ditemukan negaranya memiliki tingkat efektifitas sebesar 95%  dan aman dalam penggunaannya.

Sputnik  V juga merupakan vaksin terdaftar pertama di dunia berdasarkan platform berbasis vektor adenoviral manusia yang telah dipelajari dengan baik. Saat ini Sputnik V berada di antara 10 kandidat vaksin teratas yang sudah mendekati akhir uji klinis dan siap untuk produksi massal serta sedang didaftarkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Karena kami memiliki pandangan yang sama dengan Pemerintah Indonesia bahwa semua negara seharusnya mendapat akses yang untuk vaksin ini. Jadi dalam hal ini, kami siap membantu Pemerintah Indonesia untuk penyediaan vaksin Sputnik,” tutup Dubes Lyudmila.